Minggu, 11 Desember 2016


Ini juga kesukaan bapak sama halnya dengan barongko :). Resepnya dari mbak hesti yang sudah dimodifikasi dari Resep Makanan Indonesia dan saya modif lagi sedikit. Gula pasir saya ganti gula aren dan takaran pasta pandan diganti santan dan sedikit saya tambahkan kayu manis bubuk. 

Untuk rasanya menurut saya kurang legit, kebiasaan di kampung, bikin makanan beginian biasanya pakai telur dan gula yang banyak. Tapi ini sudah cukup mengobati rasa kangen akan makanan kampung halaman selain itu kalau kebanyakan telur juga nanti kolesterol. Lebih baik dihindari lah ya :)


KETAN SRIKAYA

Bahan untuk lapisan dasar :
250 gr Beras Ketan Putih, cuci bersih lalu rendam selama 2 jam
125 ml Santan dari 1/2 kelapa
1/2 sdt Garam Halus

Bahan Srikaya :
2 butir Telur 
225 ml Santan
150 gr Gula Aren, sisir/iris tipis
2 sdm Tepung Terigu
1/2 sdt Vanili Bubuk
1/2 sdt Garam
1/2 - 1 sdt kayu manis bubuk

Cara Membuat:
  1. Panaskan dandang kukusan sampai airnya mendidih. Kukus beras ketan selama 15 menit hingga setengah matang. Angkat
  2. Campur santan dan garam. Rebus hingga mendidih, angkat. Tuangkan beras ketan ke dalam santan rebus, aduk hingga santan terserap. Kukus lagi ketan hingga matang, sekitar 20 menit.
  3. Angkat, ratakan dan padatkan ketan (agar tidak lengket gunakan plastik) dalam loyang yang dialasi daun pisang (saya menggunakan loyang bongkar pasang). Usahakan benar-benar padat agar tidak ada space kosong diantara ketan dan supaya hasil ketannya legit.
  4. Sarikaya : aduk telur dan gula hingga larut. Tambahkan semua bahan lainnya, aduk rata. saring.
  5. Tuang sarikaya ke atas lapispan ketan. Kukus lagi sampai matang dan tengahnya mengeras kurang lebih 40 menit dengan api sedang cenderung kecil agar lapisan sarikayanya tidak bergelombang. Angkat dan dinginkan.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...