Selasa, 24 Mei 2016


Tiba-tiba sudah mau pertengahan tahun 2016 aja. Dan sepertinya saya ketinggalan jauh ya karena postingan saya masih yang 2015 hehe. Ini judulnya di buang sayang jadi tetap saja akan post walaupun di foto dan dibuatnya dari tahun lalu. Semoga masih berguna juga buat yang membaca :)

Es Dawet ini resepnya saya contek dari web nya mbak Diah Didi karena bingung juga menentukan resep mana yang meyakinkan dari sekian banyak resep dan karena ini memang pertama kalinya dalam membuat Dawet. Biasanya sih cuma tinggal beli dan makan :D. Tapi berhubung penasaran dengan dawet ini, juga sekalian untuk uji coba buat ramadhan berikutnya (lama bener ya, semoga panjang umur) maka jadilah Es Dawet ini.

Ada sedikit yang saya modifikasi dari resepnya mbak diah didi karena saya seusaikan dengan bahan yang ada yaitu penggunaan daun suji. Sebenarnya untuk menghasilkan Pasta Pandan yang alami harusnya memang menggunakan kombinsai daun suji dan pandan tapi berhubung hanya punya daun pandan jadi apa adanya saja. Kekurangan jika hanya menggunakan daun pandan, warna yang dihasilkan gak akan secantik dengan menggunakan daun suji. Bisa di-akalin dengan menggunakan pewarna hijau sintetis sih biar warna yang didapat tidak pucat. Selain itu, jika hanya menggunakan daun pandan bau yang dihasilkan lebih cenderung langu jika terlalu banyak. Itu kesimpulan yang bisa saya ambil setelah beberapa kali menggunakan daun pandan saja sebagai pewarna.


Untuk hasil dawetnya saya masih belum puas karena hasilnya rapuh, entah mungkin ada cara saya yg keliru atau mungkin cara penyimpanannya yang salah. Karena tidak langsung dihabiskan pada saat itu juga jadi saya simpan dikulkas dengan cara direndam air. Sebelum di masukkan dalam kulkas sebenarnya juga sudah mulai tampak kerapuhannya (aish bahasanya hahaha). 

Btw, dulu saya kira Es Dawet dan Es Cendol itu sama saja tapi setelah googling ternyata beda ya. Kalo kata mbah Google, Es Cendol awalnya berasal dari Tanah Sunda yaitu Bandung, sedangkan Es Dawet berasal dari Tanah Jawa yaitu Banjarnegara. Perbedaan Keduanya terletak pada bahan dasarnya, Es Cendol dulunya terbuat dari Tepung Hunkwe, sedangkan Es Dawet terbuat dari tepung beras.


ES DAWET
Sumber : Diahdidi.com

Bahan :
120 gr Tepung Beras
2 sdm  Tepung Sagu
1 sdt    Garam
650 ml Air
50 ml  Air daun suji dari 30 lembar daun suji dan 2 lembar daun pandan (saya menggunakan daun pandan saja)
Sirup gula merah yang dicairkan secukupnya

Bahan Kuah Santan (Didihkan semua bahan) :
500 ml Santan (dari 1/2 Butir Kelapa)
1/2 sdt Garam
2 lbr Daun Pandan

Cara Membuat :
  1. Larutkan Tepung dengan air, garam dan air daun suji. Lalu masak hingga kental dan meletup-letup.
  2. Cetak dengan cetakan cendol dan tampung dengan air dingin supaya mulus saat dicetak dan tidak saling menempel dawetnya.
  3. Sajikan dengan santan dan sirup gula merah serta es batu. bisa juga ditambah dengan Nangka atau biji selasih.





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...