Sabtu, 22 Maret 2014


Biasanya nih kalo bikin ayam suwir bumbunya standar aja, bawang merah,bawang putih, cabe merah, air asam. Sudah. Minimalis sekali kaaan??hehehe...

Kemudian beberapa hari yang lalu liat postingannya mbak nina, ayam suwir cabe ijo, langsung "tergugah" untuk ikutan bikin juga. Warna ijonya itu lho yang "mengundang". Keesokan harinya langsung beli ayam dan bahan-bahannya di bapak sayur. 

Sayangnya berhubung cuma pake cabe ijo tanpa cabe rawit yang ijo jadinya hijau yang dihasilkan gak terlalu kuat. Selain itu suwiran yang aku hasilkan terlalu halus. Mungkin karena terlalu lama aku rebus. Terlepas dari semua masalah sepele itu, ayam suwir ini patut di coba. Enak. Sayangnya gak punya cabe rawit ijo jadi kurang nendang karena gak ada pedes-pedesnya.


AYAM SUWIR CABE HIJAU
Sumber : Nina Agustina (sudah aku sesuaikan dengan bahan yang ada)

Bahan :
500 gr ayam, rebus hingga empuk
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, memarkan
1 ruas jahe, memarkan
2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya dan sobek-sobek
1/2 sdt asam jawa (Aku ganti 1 sdm saos tiram)
100 ml air
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Uleg Kasar :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
100 gr cabe hijau (bisa dimix cabe hijau keriting ya)
5 cabe rawit hijau (gak pake)
2 buah tomat hijau (gak pake)
2 butir kemiri sangrai
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir

Cara Membuat :
  1. Suwir-suwir ayam yang telah direbus, sisihkan.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu uleg kasar, lengkuas, jahe, daun salam dan daun jeruk. Tumis hingga bumbu matang.
  3. Masukkan ayam suwir dan saos tiram. Aduk hingga rata.
  4. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk. Kecilkan api dan tutup wajan. Masak hingga air menyusut dan bumbu meresap. Tambahkan air bila dirasa masih kurang. 
  5. Test rasa, tambahkan garam dan gula hingga pas sesuai selera.
  6. Matikan api dan siap disajikan.


Kamis, 20 Maret 2014


Sudah lama pengen bikin puding ini berhubung terkendala dengan stroberi segar yang jarang nemu (karena jarang keluar rumah hehehe) jadi pending terus bikinnya. Hingga akhirnya karena sesuatu hal, diniatkan nyari stroberi segar akhirnya dapet dan langsung beli 3 pack :D


Pertama kali liat puding ini di blognya mbak hesti langsung ku bookmark dan akhirnya bisa tereksekusi juga.

Puding ini tipe puding kesukaanku. Lembuuut dan segar pastinya. Paling mantap dimakan saat cuaca lagi terik teriknya dan puding dalam keadaan dingin yang baru keluar dari kulkas. Bayangkan saja bagaimana segarnya xixixixi... 


PUDING STROBERI

Bahan :
300 gr Stroberi, blender dengan 150 ml air
130 gr Gula pasir atau sesuai selera
300 ml Susu cair
200 ml Susu evaporasi
1 bks   Agar-agar warna putih (plain)
1 sdt    Jeli bubuk (plain)
1 butir  Kuning telur
2 tetes  Pewarna merah 

Saus stroberi :
150 gr Stroberi, blender dengan sedikiiit air
50 ml  Air
2 sdm Selai stroberi
3 sdm Gula pasir

Cara Membuat :
  1. Puding : Campurkan semua bahan, kecuali telur. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk. Sesaat sebelum mendidih, ambil beberapa sendok puding, tuang kedalam kuning telur lalu aduk, masukkan kembali kedalam puding. Masak hingga mendidih. Masukkan puding kedalam gelas atau cetakan yang telah dibasahi air. Biarkan mengeras.
  2. Saus : campur semua bahan, masak hingga mengental
  3. Sajikan puding dengan sausnya.



Tara'jon, jajanan tradisional asal kampung halaman yang ada di ujung paling timur gugusan pulau madura, pulau sapeken. Sama persis seperti jajanan orang makassar karena memang asal muasal nenek moyang orang sapeken dari Sulawesi selatan sana. Hanya saja kalo orang makassar jajanan ini di sebut Tara'jong. Sedangkan orang bugis bilangnya Tarajju'. Beda pelafalan ya hehehe... Selain itu beda bahan juga sih. Tapi secara umum sama.



Tara'jon ini bahan dasarnya dari sukun yang di haluskan. Kalo orang makassar bikinnya dari ubi jalar ada juga yang pake ubi kayu.


Buatnya guampang pake banget xixixi... Sukun dikukus kemudian di haluskan. Pastikan pake sukun yang sudah matang/tua, tapi juga gak tua banget biar gak lembek :D. Setelah itu, bentuk bulat dan pipihkan lalu digoreng dengan larutan tepung beras seperti kalo lagi buat pisang goreng. Kalo mau manis bisa tambahkan gula saat proses menghaluskan sukunnya. Tapi ada juga yang lebih suka menambahkan parutan kelapa (tanpa gula) agar lebih gurih.

Kalau mau lebih kriuk kriuk hehehe begitulah bahasanya, bisa tambahkan sedikit air kapur pada larutan tepung berasnya.

Senin, 17 Maret 2014

Baru nyadar kalo selama ini belom pernah posting yang namanya roti-rotian. Padahal sudah bolak balik bikin. Alasannya karena setiap membuat kue hasilnya tidak pernah sempurna. Entah dari teksturnya yang terlalu kering, keras, hingga tampilannya yang membuat aku gak tega untuk posting di blog.

Dulu awal-awal belajar bikin roti selalu gagal. Sampe pernah sudah mau nyerah tapi penasaran pengen tau kenapa selalu gagal. Kalo secara teori sih aku bisa tau kenapa gagal. terlalu banyak variabel yang menentukan sukses gaknya si roti. Tapi dengan banyak latihan (dan banyak gagal tentunya) aku bisa sedikit-sedikit  mengerti tentang si roti.


Jadi inget kalo dulu roti yang pertama kali aku bikin itu roti boy "wanna be" hehehe. Kalo gak salah bikin sampe 2x. Sudah lumayan memuaskan. Pernah juga bikin roti labu punya mbak diah. Roti kentang punya mbak ricke dan beberapa yang lain. Tapi belum pernah sama sekali terposting ya :D. Soalnya foto-fotonya lagi "nyungsep" di laptop yang rusak hehehehe.

Roti Ubi ungu ini aku bikin dari resep Potato Buns (Roti kentang) punya mbak ricke. Sedangkan fillingnya aku liat di blognya mbak hesti.

ROTI UBI UNGU
Sumber : Ricke-ordinarykitchen (bahan roti) dan hesti kitchen (bahan filling)

Bahan :
200 gr Tepung protein tinggi
100 gr Tepung Protein sedang
100 gr Ubi ungu, kukus dan haluskan
6 gr     Ragi instan (setengah sachet)
65 gr   Gula pasir
10 gr   Susu bubuk
1 sdt   Vanila (aku pakae vanili bubuk)
2 butir Kuning telur
125 ml Air es / susu cair dingin
1/2 sdt Garam
35 gr    Margarin

Filling Ubi Ungu (Masak di atas kompor hingga kalis) :
150 gr  Ubi ungu halus
30 gr    Gula Pasir
25 gr    Butter
25 ml   Susu Cair

Olesan (campur) :
1 butir Kuning telur
sedikit susu cair

Cara Membuat :
  1. Campur terigu, ragi, gula dan susu bubuk. Aduk rata.
  2. Masukkan vanili, kuning telur dan ubi ungu sambil diaduk rata. Tuangi susu cair sedikit demi sedikit sambil di uleni hingga adonan kalis (tidak lengket). Hentikan penambahan cairan jika adonan telah kalis.
  3. Masukkan garam dan margarin. Uleni kembali sampai kalis dan elastis, permukaan adonan mulus.
  4. Bulatkan adonan dan tempatkan dalam wadah. Tuup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan hingga mengembang 2x lipat volumenya selama 45 menit hingga 1 jam (tergantung suhu ruangan)
  5. Kempeskan adonan, uleni kembali sebentar agar mulus dan elastis kembali. Bagi adonan menjadi 16 bagian sama rata. Bulatkan adonan. Diamkan 10 menit. Pipihkan, isi dan bentuk sesuai selera. Letakkan dalam loyang. Tutup kembali dengan plastik wrap dan diamkan hingga mengembang selama 30 menit.
  6. Panaskan oven 200C (oven sudah dalam keadaan panas saat adonan masuk). Olesi permukaan adonan dengan olesan. Panggang dalam oven selama kurang lebih 15 menit hingga matang dan permukaan kecoklatan. Jangan terlalu memanggang agar tidak kering dan keras. Keluarkan dari oven, panas-panas olesi permukaan roti dengan margarin.  








Minggu, 16 Maret 2014


Ini sop sapo tahu yang resepnya aku contek dari blog mbak ricke. Kalo menurutku ini sejenis cap cay dengan rasa yang berbeda, ya iya secara namanya juga beda hahaha... Fotonya seadanya karena diambil malam hari. Ya gak jauh beda sama yang sebelum-sebelumnya sih, foto seadanya hehehe

Rasanya enak dan seger. Karena pake kaldu dari kepala udang yang di rebus jadi rasanya lebih kuat. Enak dah pokoknya :D. Kalo mbak ricke pake tahu sutera, aku pake tahu kediri yang teksturnya emang lebih lembut dari tahu biasa yang lain. Tahu jenis ini paling laris di jualannya bapak sayur yang biasa lewat depan rumah makanya selalu beli tahu kediri. 

SOP SAPO TAHU

Bahan :
2 Tahu, potong kotak, goreng hingga berkulit kecoklatan
200 gr Udang, kupas kulit dan kepalanya, bersihkan kepalanya lalu rebus dengan air
1 buah wortel, potong bulat
2 batang daun bawang, potong-potong 1 cm
1/2 buah bawang bombay, iris memanjang
5 siung bawang putih, geprek dan cincang halus
1 cm jahe, iris korek api (aku di geprek aja)
5 sdm saus tiram
1 sdm kecap ikan
3 sdt minyak wijen
1/2 sdt kaldu bubuk
600 ml air kaldu (hasil rebusan air dan kepala udang)
2 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
1 sdt gula pasir
1/4 sdt merica bubuk (Aku pake merica biasa yang dihaluskan)
minyak goreng untuk menumis 

Cara Membuat :
  1. Panaskan minyak goreng. Tumis bawang putih dan jahe hingga harum, masukkan bawang bombay, aduk hingga layu. Masukkan udang, aduk hingga berubah warna. 
  2. Masukkan air kaldu lalu tambahkan wortel. Masukkan saus tiram, kecap ikan, minyak wijen, kaldu bubuk dan gula pasir. Masak dan didihkan hingga wortel matang. Masukkan tahu. Kentalkan dengan larutan maizena. Masak hingga meletup-letup. Menjelang dia angkat, masukkan daun bawang. Masak sebentar. Angkat dan sajikan.

Sabtu, 15 Maret 2014


Musim nangka sudah lama lewat tapi baru sekarang bisa posting sesuatu yang berhubungan dengan nangka. ehm,,, seperti biasa, over late post hehehe.



Kali ini hanya ingin share bikin selai. Ceritanya waktu itu kebanjiran nangka kiriman mama dari sumenep. Sudah banyak resep yang berhubungan dengan nangka di kepala. Sayangnya, cuma ngendap di kepala gak sempet di praktekkan keburu nangkanya gak seger lagi. Alasannya cuma satu, selalu gak sempet. Padahal sudah lumayan awet di freezer.


Akhirnya, semua nangkanya -yang entah berapa gram- aku blender. Setelah itu aku masak sama gula. Semuanya juga serba kira-kira. Gak pake ditakar karena kelupaan hehehe... 
Rasanya enaaak... cuman teksturnya kurang encer karena kelamaan di masak, jadinya malah mirip dodol hehehehe. Akhirnya aku tambahkan sedikit air, kubiarkan masak sebentar hingga kekentalan yang aku rasa pas. Jadi deh :D 


SELAI NANGKA
Sumber : Dapurantee.blogspot.com

Bahan :
Nangka , di blender dengan sedikit air
Gula , sesuaikan manisnya menurut selera
Kayu Manis (optional)

Cara Membuat :
  1. Campur nangka dan gula dalam wajan. Masak hingga harum, berubah warna dan meletup-letup.
  2. Tambahkan kayu manis. Masak hingga kental. Angkat.
  3. Siap di sajikan dengan roti atau yang lain.





Minggu, 09 Maret 2014


Sudah lama gak bikin pancake. Dan kebetulan juga ada pisang yang sudah matang sekali. Browsing ketemunya resep pancake pisang punya mbak citra (ummu fatima). Tertarik pake resep ini karena gak ribet, tinggal cemplung-cemplung. Dan yang paling penting gak pake tambahan pangan kayak Baking powder, baking soda ataupun sejenisnya.


Paling enak di makan sewaktu lagi hangat karena kalo sudah dingin teksturnya jadi agak keras. mungkin karena emang gak pake bahan-bahan tambahan tadi. Pisangnya juga gak bikin eneg. Mungkin (mungkin lho ya :D) karena di blender sampe halus jadi tekstur pisangnya hilang yang ada tinggal rasa dan aroma pisangnya. Tapi aku lebih suka yang seperti ini. soalnya gak bikin eneg hehehehe

Untuk topping bisa pake apa saja. Pengennya pake buah-bauah yang seger kayak stroberi dan sejenisnya. Tapi yang ada cuma pisang jadi pake pisang aja sama madu. enak :)

PANCAKE PISANG
Sumber : 

Bahan :
240 gr   Pisang Raja
200 ml  Susu Cair
200 gr   Tepung terigu
75 gr     Gula
1 butir   Telur
Sedikit garam

Pelengkap :
Pisang, potong-potong
Madu

Cara membuat :
  1. Blender pisang bersama susu cair. Sisihkan.
  2. Kocok lepas telur di wadah. Masukkan gula pasir, garam, campuran pisang dan susu, aduk rata
  3. masukkan tepung, aduk kembali hingga rata dan tidak ada gumpalan tepung. Bisa juga dimikser dengan kecepatan rendah sebentar saja, asal rata.
  4. Panaskan wajan datar anti lengket, tuanng satu sendok sayur adonan. Setelah bagian tepi-tepinya mulai mengeras dan bagian bawahnya berwarna kecoklatan, balikkan. Masak lagi hingga matang. Angkat. Lakukan hingga adonan habis.
  5. Sajikan dengan potongan pisang dan madu.

Ini bikinnya sebulan yang lalu. Lama ya?? hehehe seperti biasa. kebanyakan yang mau diposting sampe bingung sendiri dan akhirnya nyadar sendiri kalo harus lebih rajin ngeblog biar gak numpuk.


Resep puding ini aku liat di webnya mbak diah. Sebenarny pengen juga di bikin di jar gtu jadi gak cuma cake in the jar tapi ada juga pudding in the jar hehehe. Berhubung keterbatasan prop jadi ya ala kadarnya saja :D

Btw.. Makasih ya mbak buat contekan resepnya. Pudingnya enak. Apalagi kalo dah diinapkn semalaman di kulkas, milonya jadi berasa banget. Kata sodaraku juga pudingnya enaaaak ;). eh iya, resepnya aku utak atik sedikit mbak. kutambah 1 sdt jelly yg plain. maaf ya mbak :D


Menggoda bukan?? coba deh..

MILO N OREO PUDDING

Bahan :
1 bungkus Agar-agar bubuk (plain)
1 sdt         Jelly bubuk (plain)
750 ml      Air
160 gr       Gula
400 ml      Susu
3/4 cup     Milo
137 gr       Oreo, patah-patahkan

Cara Membuat :
  1. Rebus agar-agar, gula dan air hingga larut. Masukkan susu,aduk rata, masak hingga mendidih.
  2. Pisahkan 2 cup agar-agar ke dalam wadah yang lain, sementara itu biarkan sisanya di masak dengan api kecil.
  3. Tuang milo ke dalam 2 cup agar-agar tadi. masukkan separuh agar-agar yang diberi campuran milo ke dalam cetakan, sementara itu panaskan sisanya dengan api yg kecil sekali. Hanya agar tetap cair.
  4. Setelah permukaan puding dalam cetakan mulai mengeras, tuang agar-agar putih kemudian masukkan potongan oreo. apabila permukaannya telah sedikit mengeras, tuang lagi sisa agar-agar milonya. Biarkan membeku di suhu ruang lalu masukkan ke dalam kulkas.
  5. Siap di sajikan.



Timphan ini jajanan tradisional dari aceh. Dapat resepnya dari blog mbak hesti. Waktu itu penasaran sekali sama timphan ini karena mbak hesti sampai 3 kali memposting jajanan yang satu ini. Mulai dari yang menggunakan ubi ungu, labu dan pisang. 


Aku gak terlalu banyak mendeskripsikan bagaimana rasa jajanan yang satu ini karena bingung jadi selain enak.. enak... dan enak, gak ad lagi kata yang lain. Aku suka teksturnya, lembut. Buat yg suka jajanan yg bertekstur lembut atau lembek,pasti suka timphan ini. Ada tambahan nangka di dalamnya jadi aromanya juga "memancing" :D



Gampang kok bikinnya. Yang susah itu kalo gak ada daun pisang yg muda sekali (biasanya masih berupa gulungan di pohonnya). Tapi sebenarnya bisa aja sih pake alumunium foil atau plastik wrap. Hanya saja rasa dan aromanya pasti beda lah. Karena selain berfungsi untuk membungkus, daun pisang ini jg menyumbang aroma yang khas.


TIMPHAN PISANG

Bahan Sarikaya :
3 butir Telur
120 gr  Gula Pasir
100 ml Santan Kental
1/4 sdt Garam
1 sdm  Tepung Terigu
50 gr    Nangka, potong kotak kecil

Bahan Kulit :
5-6 buah Pisang Raja
450 gr     Tepung Ketan Putih
1 sdm     Gula Pasir
Santan Kental secukupnya
Garam secukupnya

Cara Membuat :
  1. Sarikaya : kocok telur,gula dan garam dengan whisk hingga larut. Tambahkan santan, aduk hingga rata.Masukkan larutan telur ke dalam tepungsambil diaduk menggunakan whisk hingga rata dan tidak bergerindil. Tambahkan nangka lalu masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga mendidih dan mengental. Angkat, biarkan dingin.
  2. Kulit : Masak pisang,santal,gula dan garam hingga pisang menjadi hancur. Dinginkan.
  3. Tambahkan tepung ketan ke dalam adonan pisang dan uleni hingga menjadi adonan yang dapat dipulung. Kalo masih kelembekan boleh ditambah sedikit tepung ketan.
  4. Siapkan daun muda yang telah dibersihkan dan dipotong-potong. Olesi minyak. Ambil adonan sebesar bola pimpong, pipihkan, beri isian 1 sdt sarikaya lalu rapatkan adonan dan bungkus dengan daun pisang. tidak perlu disemat dengan lidi.
  5. Kukus dalam dandang yang sudah dipanaskan dengan api sedang selama kurang leih 15 menit. Angkat dan sajikan
  6. Siap dihidangkan.

Senin, 03 Maret 2014


Boomingnya sudah lama. Bikinnya juga sudah lama. Tapi entah kenapa baru ku upload sekarang hehehe... Cookies unyu-unyu cocok untuk anak-anak.


Bikin cookies ini gampang. Gak pake ribet. Tapi jadi agak susah dan ribet bagi yang gak telaten dan sabaran seperti aku :D
Aku nyontek resepnya dari mbak yulyan dan resepnya sudah aku translate sesuai bahasaku saja hehehe.

Cookies ini gak terlalu manis karena memang gak pake gula. Manisnya hanya disumbangkan dari chocochips. Kalo yang suka manis mungkin bisa tambah gula ke dalam adonannya ya..

             

MILO DOGGIES COOKIES

BAHAN :
180 gr Butter suhu ruang
80   gr Milo
200 gr Tepung terigu
25   gr Tepung Maizena
25   gr  Susu Bubuk
Chocolate chips untuk hidung
Meses untuk mata
Koko Krunch untuk telinga

CARA MEMBUAT :
  1. Panaskan oven suhu 140 C. Siapkan loyang, alasi dengan kertas bakin dan oles dengan margarin.
  2. Campur dan ayak tepung terigu, maizena dan susu bubuk
  3. kocok butter/mentega dan milo selama 3 menit dengan kecepatan rendah. Jangan overbeat .
  4. Masukkan campuran tepung lalu aduk hingga rata dengan menggunakan spatula.
  5. Bagi adonan masing-masing menjadi 10 gram, tambahkan 3 chocochip dalam adonan lalu bentuk bulat agak gepeng.
  6. Kemudian hias menggunakan meses (mata), chocochip (hidung), dan koko crunch (telinga).
  7. Oven selama 25 menit atau hingga matng. Keluarkan dari oven, dinginkan dan simpan dalam wadah kedap udara.


     

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...