Jumat, 28 Juni 2013

Lagi pengen bikin puding… Ngubek-ngubek resepnya mbak hesti karena pernah liat puding yang penampakannya enak diblognya hehehe…  Akhirnya pilihan jatuh ke puding moka vla coklat ini. Lucu juga karena vlanya yang cair bisa ada dibawah. Memang gak akan bisa nyampur karena massa jenis dari vla dan pudingnya beda. Hmmm… Serasa belajar fisika.

Jumat, 21 Juni 2013

Gak ada yang istimewa sebenarnya dari panganan yang dibuat dari singkong ini. Nyarinya juga gak susah. Dimana-mana pasti ada dan dengan aneka macam rasa. Kebetulan aku suka sekali sama yang namanya singkong, biasanya sih cuma aku rebus/kukus trus dimakan sama petis ikan. Karena dirumah, biasanya makannya memang cuma begitu aja, digado sama petis. 

Senin, 17 Juni 2013

Hari ini bingung mau masak apa. Celingak-selinguk ke dalam kulkas ada daging. Hmmm… sudah lama rasanya gak masak semur. Akhirnya, menu hari ini adalah masak semur daging hehehe…


Olahan daging yang bisa kumasak pertama kali ya semur daging ini. Biasanya mama paling sering ngolah daging untuk dibuat semur (Keluargaku memang penyuka kecap dan makanan manis). Makanya yang pertama kali kubuat untuk mengolah daging juga pasti semur. Karena mama memang jarang sekali masak daging atau ayam. Dan itu yang terjadi pada diriku setelah menikah… Kalo ada daging dikulkas menu yang pertama kali ada dalam otakku adalah semur. Gak ada yang lain karena yang aku tau cuma itu :D. Soalnya kalo dirumah, kita tiap hari selalu makan ikan. Pokoknya ikan gak ada matinya hehehe.. Bahkan mama pernah bilang “Sekalipun cuma makan ikan kering sama nasi gak apa-apa yang penting i-k-a-n”. Maklumlah darah pesisir pantai gak mungkin hilang sekalipun hidup di gunung hahaha…

Tapi itu dulu. Karena semenjak menikah dan tinggal disini, aku hampir gak pernah makan ikan. Jadi harus pinter-pinter nyari resep olahan daging yang lain selain si semur ini. Kenapa gak pernah makan ikan? Karena aku gak pernah nemu ikan yang benar-benar segar disini (efek dari kebiasaan makan ikan segar). Atau.. mungkin aku yang gak tau tempat jualnya ya..??? 
Apa yang paling aku suka dari semur?? Hmm.. wangi bumbunya saat ditumis dan aroma kecapnya yang bikin nelan ludah kalo lagi masak masakan yang satu ini hehehe. Udah ah kebanyakan cerita…  Silahkan dinikmati semurnya ;)
BAHAN:
500gr  Daging, Iris tipis
4 sdm  Kecap
600 ml Air
Gula pasir secukupnya
Garam secukupnya
Kaldu bubuk secukupnya

BUMBU HALUS:
2 buah   Cabe besar
6 siung   Bawang putih
14 buah Bawang merah
3cm         Jahe
1 sdt        Merica
¼ sdt Pala
*Kalo suka pedes bisa ditambah cabe rawit.

CARA MEMBUAT:

  1. Tumis bumbu halus hingga layu dan harum. Tambahkan sedikit air dan masukkan daging. Tambahkan garam, gula dan kaldu bubuk. Masak hingga berubah warna.
  2. Tambahkan air dan masukkan kecap, aduk rata. Masak dengan api kecil hingga daging menjadi empuk. Tambahkan lagi jika airnya menyusut. Masak hingga matang.
  3. Angkat lalu sajikan dengan taburan bawang goreng.




Kamis, 13 Juni 2013



Pumpkin atau labu kuning atau waluh kalo orang jawa bilang, ternyata emang enak dibuat kue. Selama ini yang aku tahu waluh itu hanya bisa dibuat sayur atau paling banter dibuat kolak. Kalo dalam pembuatan kolak biasanya selalu berteman pisang, akrab sekali dua buah itu hehehe… Aku sendiri lebih suka menggunakan nama waluh ketimbang labu atau pumpkin. Jawa sekali padahal aku bukan orang jawa hehehe…
Bikin kue ini karena ada waluh yang sudah dihaluskan di dalam freezer sisa makannya najwa, dia suka tapi gak terlalu doyan. Sisa atau sengaja disisain ya sebenarnya??xixixi…
Rata-rata dalam resep pumpkin bread selalu disertakan bumbu spekku, campuran rempah-rempah wangi yang khas dari kayu manis, cengkeh, pala,  dan kapulaga, tujuannya mungkin untuk menutupi aroma waluh  yang dominan.

Untuk resep pumpkin bread kali ini aku nyontek mbak hesti karena dah berapa kali pake resepnya selalu berakhir dengan memuaskan. Makasih ya mbak hes… Bener kata mbak hesti, kue ini wangi sekali karena pake bumbu spekku. Selagi masih dalam oven saja wanginya serumah. Apalagi waktu dikeluarkan dari oven, Hmmm… memoriku balik lagi ke masa kecil waktu tinggal di ternate dulu. Membayangkan sedang di rumah teman yang ibunya lagi buat bagiak. Baunya sama persis. Jangan-jangan pake bumbu spekku juga hehehe….

Pumpkin bread tipe kue yang diluar kering tapi didalam moist. Penggunaan waluh pada kue ini yang bikin moist. Kalo rasanya?? Ehmm.. kuenya hampir kuhabiskan sendiri hahaha… Pertama, karena memang enakkk. Kedua, karena si ayah lagi sariawan parah. Dan ketiga, karena memang enak hingga tanganku gak berhenti ngambil :D. Segitunya?? Ya emang begitu adanya hehehe…
Mending dicoba deh… ;)
BAHAN:
200 gr  Tepung protein sedang
200 gr  Gula halus
½  sdt   Garam halus
1   sdt  Baking soda
250 gr  Labu kukus, segera haluskan
120 ml Olive oil
2 butir Telur, kocok lepas
60ml    Air/Susu cair
1 sdm  Bumbu spekku

BAHAN TABURAN:
Kismis
Chocochip

CARA MEMBUAT:
  1. Panaskan oven 180C. Olesi Loyang loaf dengan margarine dan taburi tepung.
  2. Dalam mangkuk, ayak tepung, soda kue, gula dan garam.
  3. Dalam wadah yang lain, campur labu, minyak, telur, bumbu spekku dan air/susu cair. Masukkan bahan campuran tepung. Aduk asal rata jangan overmix.
  4. Tuang adonan dalam Loyang loaf dan panggang sekitar 50 menit atau tes dengan tusuk lidi pada kue jika lidi dikeluarkan tanpa meninggalkan bekas adonan maka kue sudah matang.


Rabu, 12 Juni 2013


Masih ada pepaya di kulkas... Sudah dibuat rujak dan es pepaya tapi masih ada sisa. Bingung mau diapain. Kalo cuma dimakan biasa bosen juga. Lama nyari wangsit (hahaha...) akhirnya dibikin puding aja kayak gini... Cantik ya ;)


Setelah pudingnya dituang ke buah pepaya ternyata masih sisa jadi ku taruh aja di cup-cup kecil. jadinya lumayan banyak karena cupnya ukuran kecil, langsung lep.... 
Mungkin karena pake santan jadi agak lembut dan yang jelas gurih. Sebenarnya warna pudingnya ini ijo tapi berhubung kecampur sama santan yang putih jadi ijonya ilang ganti warna gak jelas xixixi,,,



Resepnya standar aja sih,, 

BAHAN:
1buah Pepaya
1bungkus Agar-agar
750ml Santan
150gr Gula (atau sesuai selera)

CARA MEMBUAT:
  1. Belah 2 melintang buah pepaya. Buang bijinya kemudian keruk (bener gak ya istilahnya keruk???) dengan alat pengeruk buah. Sisihkan.
  2. Dalam wadah, campur agar-agar,santan dan gula. Aduk rata. Masak hingga mendidih lalu hilangkan uap panasnya.
  3. Tuang puding ke atas pepaya dan masukkan hasil kerukan pepaya. Dinginkan. 
Pas sekali dimakan saat cuaca lagi terik-teriknya... segeeeerr... Apalagi kalo baru keluar dari kulkas. Ponakanku sekali makan abis 3 cup pudingnya hehehe... 

Bikinnya barengan sama rujak tapi postingnya baru sekarang. Kalo punya baby sehari kayaknya kurang kalo cuma 24 jam, jadi harus pinter nyuri-nyuri waktu. Apalagi kalo semangat cooking lagi "menggila" bisa stres sendiri karena kadang berbagai resep hanya muter dalam kepala tanpa bisa "mengeksekusi". Tapi... Gak apa-apa lah. Masak kan masih bisa kapan-kapan hehehe...

Sabtu, 08 Juni 2013

 Pohon pepaya dibelakang rumah lagi berbuah banyak karena kebetulan pohonnya gak cuma satu. Mau dihabisin sendiri jelas gak mungkin secara di rumah cuma ada 3 orang dewasa dan 1 baby. Udah gtu yang doyan cuma aku. Akhirnya pepayanya dibagikan aja. Kusisain 2 buah buat dimakan dirumah. Sapa tau si ayah (suami) tiba-tiba pengen hehehe.... Si ayah emang milih-milih kalo makan buah.

Jumat, 07 Juni 2013

Tadaaaa.... Perkenalkan ini Brownies Kukusku yang kedua kalinya aku buat dan yang pertama kalinya sukses. Akhirnya tercapai juga bikin cake. Eh ini termasuk cake kan?? hehehehe.... 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...